Menurunkan Berat Badan Dengan Berjalan Kaki

Menurunkan Berat Badan Dengan Berjalan Kaki

Memiliki tubuh yang bugar dan sehat itu sesungguhnya tidak sulit dan mahal, kok dimana dengan berjalan dapat menurunkan berat badan.

Faktanya, hanya dengan teratur berjalan kaki saja bisa memperoleh manfaat kesehatan.

Sayang, meskipun jalan kaki gampang dilaksanakan, tapi ada banyak orang yang malas gerak. Ini pasti beresiko tingkatkan berat tubuh alami kegemukan atau berlebihan.

Menurunkan Berat Badan cukup dengan Berjalan Kaki, lho

Berdasarkan penjelasan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2017, kegemukan dan berat badan yang berlebih sudah berkembang jadi pandemi, dengan lebih dari 4 juta orang wafat karena kompleksitas yang ditimbulkannya.

Baca Juga: Jatuh Cinta Bukan Hanya Soal Perasaan

Angka kegemukan dan kegemukan semakin meningkat ke orang dewasa dan anak-anak. Dari tahun 1975-2016, kebiasaan beberapa anak dan remaja (5-19 tahun) yang memiliki berat tubuh berlebihan dan kegemukan bertambah lebih dari 4 % jadi 18 % secara global. Benar-benar mencemaskan, kan?

Peristiwa ini sesungguhnya benar-benar sayang karena kegemukan dapat dicegah. Diantaranya dengan teratur jalan kaki. Kecuali turunkan berat tubuh, Berjalan kami tidak hanya akan menurunkan berat badan namun bisa juga membantu memperkuat jantung, tingkatkan imun, mengangkat mood, turunkan kandungan gula darah, dan ada banyak lagi.

Khusus untuk kamu yang ingin turunkan berat tubuh, ada tips-nya supaya jalan kaki yang dilaksanakan dapat membakar kalori lebih maksimal. Yok, baca!

  1. Ubahlah posisi jalan kaki secara periodik

Mengganti posisi jalan kaki dapat membuat mood kamu menjadi lebih baik. Ini penting supaya kamu tidak berasa jemu dan jaga konsentrasi berjalan.

Merilis Woman’s Day, Denise Austin, seorang ahli kesehatan menjelaskan jika menukar posisi jalan kaki secara periodik dapat tingkatkan kepuasan berjalan. Coba untuk telusuri jalan yang masih belum pernah cicipi panoramanya dan dilewati. Tanpa berasa, perjalanan jauh jadi berasa menyenangkan.

Meskipun begitu, yakinkan jalur jalan kaki yang akan kamu lewati aman, ya!

  1. Tingkatkan kecepatan

Sama seperti dengan lari, renang, atau wujud olahraga aerobik yang lain, kecepatan akan hasilkan ketidaksamaan. Pembakaran kalori makin lebih optimal jika berjalan dilaksanakan dengan kecepatan tinggi.

Berdasar sebuah pantauan ilmiah dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise tahun 2013, orang yang tingkatkan kecepatannya saat lari akan membakar semakin banyak kalori. Study itu memperlihatkan bila barisan pelari mampu membakar kalori bisa lebih cepat daripada barisan orang berjalan kaki.

Walau demikian, bukan bermakna kamu perlu lari, kok. Kamu dapat terus jalan kaki, tetapi tambahkan kecepatannya atau jalan cepat untuk membakar kalori ekstra.

  1. Kenakan pemberat di badan

Menambah pemberat di badan bisa dibuktikan dapat membakar semakin banyak kalori. Ini karena badan membutuhkan semakin banyak energi saat kamu mengenakannya. Dengan pemberat, kamu makin lebih menggerakkan badan saat berjalan, hingga kalori yang terbakar akan semakin banyak pula.

Berdasar riset yang dipimpin oleh Jeremy McCormick, orang yang mempunyai berat tubuh berlebihan mampu membakar semakin banyak kalori. Riset yang dengan judul “The Metabolic Biaya of Slow Graded Treadmill Walking With a Weighted Vest in Untrained Females” itu mengaitkan, tiap pribadi yang berjalan dengan kecepatan 2,5 mil /jam (mph) di atas datar sekalian menggunakan rompi memiliki bobot 15 % dari berat tubuhnya, bisa dibuktikan semakin banyak membakar kalori sampai sejumlah 12 %, dibanding dengan simpatisan yang tidak memakai rompi.

Saat itu, buat mereka yang memakai rompi memiliki bobot 10 % dari berat tubuhnya dan berjalan kaki dengan kecepatan yang serupa dengan gradien 5-10 %, bisa dibuktikan membakar kalori rerata 13 % semakin banyak dibandingkan mereka yang tidak kenakan rompi.

Tetapi, meskipun tambahan beban dapat memberikan dukungan badan membakar tambahan kalori, tapi tidak boleh memakainya di pergelangan kaki atau tangan untuk menahan cidera.

Amannya tanyakan dahulu ke dokter jika ingin memakai rompi berbobot. Sama dengan olahraga yang baru kamu coba, diskusi ini penting untuk ketahui apa kamu awalnya punyai kisah cidera punggung atau leher, atau memeriksa jika punggung atau lehermu mampu meredam beban itu.

  1. Mengatur kecepatan jalan seperti jeda

Merilis Medical News Today, ini ialah langkah efisien untuk membakar kalori bisa lebih cepat saat berjalan. Untuk melakukan, pertama kali kamu harus jalan kaki sekurang-kurangnya 5-10 menit sebagai pemanasan.

Kemudian, terus tambahkan kecepatan semampumu sepanjang 10-15 detik saat sebelum balik ke kecepatan normal. Ulang proses itu, tapi untuk langkah pertama lakukan latihan jeda ini 5 menit per jalan kaki. Nanti jika sudah terlatih, kecepatan dan intervalnya dapat ditambah.

  1. Tantang diri kita

Langkah terbaik untuk turunkan berat tubuh ialah melawan diri kita dengan mengaplikasikan jeda atau masa berjalan bisa lebih cepat yang diselingi masa berjalan lebih lamban.

Riset sudah menunjukkan lakukan jalan kaki jeda bisa turunkan berat tubuh semakin banyak dibanding jalan kaki dengan kecepatan yang serupa sejauh waktu.

Penelitian yang menganalisa pasien diabetes type 2 mendapati jalan kaki jeda dengan masa jalan cepat sepanjang tiga menit. Kecepatan rerata berjalan tiga menit membantu tingkatkan kesehatan dan mengatur gula darah lebih baik.

Disamping itu, penelitian itu menunjukkan lemak perut dan lemak di semua badan peserta berkurang.

  1. Sesuaikan dengan kekuatan diri

Anda tidak harus mengawali berjalan kaki satu jam tiap hari untuk turunkan berat tubuh. Walau bagus untuk melakukan, tapi penting untuk melatih diri berjalan tiap hari.

Buat jadi itu sisi dari kegiatan rutin harian Anda suatu hal yang kita kerjakan tanpa pikirkannya bahkan juga bila kita cuman berjalan kaki sepanjang 10-15 menit pada sekian hari dalam seminggu.

Baiknya, Anda lakukan jalan kaki 2-3 jeda dengan bisa lebih cepat, dan cara lebih pendek dibarengi intensif tinggi tiap minggunya, yang diselingi dengan intensif moderat.

Anda bisa juga melakukan dengan hewan piaraan, sendirian, atau rekan. Kerjakan jalan kaki di mana saja kita dapat, tidak boleh sekedar hanya melakukan saat cuman ingin berolahraga.

Anda bisa juga melakukan modifikasi aktiivtas jalan kaki dengan naiki tangga supaya membakar kalori semakin banyak, sekalian latih otot glute dan kaki.

  1. Ikut acara tertentu

Menurut Stanten, salah satu perihal yang membuat orang terpacu untuk berjalan ialah mendaftarkan satu acara. Banyak moment perlombaan lari jarak pendek yang ramah untuk orang berjalan kaki.

“Banyak orang tidak paham Anda dapat berjalan saat mengikut lomba lari 1/2 maraton,” kata Stanten.

Sebagian orang dari background ras tertentu mempunyai kecepatan langkah kaki yang lebih baik. Maka seharusnya kita menghitung kecepatan cara kita sendiri.

  1. Upayakan untuk menambahkan jumlah langkah kaki sehari-harinya

Menurut sebuah study dalam jurnal Brazilian Journal of Physical Theraphy tahun 2016, disebut jika 10.000 cara ialah jumlah bagus untuk berjalan kaki tiap harinya. Jika dihitung secara jarak, itu sama dengan 5 mil (8 km).

Sepanjang 12 minggu, 35 [partisipan study dengan berat tubuh berlebihan disuruh untuk berjalan kaki sekitar 10.000 langkah. Hasilnya, 30 simpatisan mempunyai berat tubuh, index massa badan, lingkar pinggang, dan prosentase lemak badan yang secara berarti lebih rendah. Disamping itu, score kecemasan, amarah, stres, ketidaktahuan, kecapekan, dan tekanan mood lebih rendah secara signifikan.

Jika kamu baru memulai kegiatan rutin jalan kaki, tidak perlu harus 10.000 cara tiap harinya. Mulai sebisanya sampai terlatih, lalu perlahan-lahan lebih jarak tempuhnya.

Disamping itu, kamu dapat memadukan jalan kaki dengan turun naik tangga, parkirkan kendaraan di lokasi yang lebih jauh supaya bisa jalan kaki, jalan kaki ke beberapaya, dan warung.

Itu panduan jalan kaki yang dapat tolong bakar kalori untuk capai atau menjaga berat tubuh bagus, badan jadi sehat. Selamat mempraktikkan!